2020 :: Home :: Buku tamu :: Webmail :: Sitemap :: The Team ::
Takalar Ta
Berita Daerah
DPRD Takalar
Studi Banding
Wirausaha
Ekonomi Syariah
Pustaka
Cuci Otak
Info Pasar
Opini
Demo
Beasiswa
Lowongan Kerja
Jaringan Web
Pengaduan
Takalar Angka
Takalar Peta

Contact Us
Redaksi
Kota Takalar

Email
redaksi@infotakalar.com

Telepon (Hunting)
Irsyadi 0812 4280001

Berita Daerah

Kejari Kembalikan Berkas Kepala BPKAD Takalar
2020-02-17 21:08:22- Sumber: www.fajar.co.id - Di Baca 1157 Kali

Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar untuk kedua kalinya mengembalikan berkas dugaan mark up yang mendudukkan Kepala BPKAD Takalar, Hanafi sebagai tersangka ke Polwil Bone. Pengembalian berkas itu, karena Kejari menganggap berkasnya masih belum lengkap."Berkasnya masih terdapat kekurangan. Namun kali ini tidak banyak seperti pengembalian pertama. Hanya satu poin yang perlu diperbaiki. Akhir pekan lalu berkas itu dikembalikan," ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Takalar, Tjahtjo Aditomo, kepada Fajar, melalui ponselnya, Minggu, 8 Juli.



Sayangnya, mantan Kasi Pembinaan Kejari Pekalongan itu enggan merinci poin yang dimaksud. Kendati demikian, pihaknya optimis pengembalian berkas kali ini tidak selama pengembalian berkas tahap pertama.



"Cepat kok. Tidak akan lama. Hanya satu poin yang diperbaiki. Mungkin beberapa hari ini berkas yang dikirim itu sudah dikembalikan ke kepada kami (Kejari Takalar, red)," ujar Tjahtjo optimis.



Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Takalar, Hanafi, yang dihubungi kemarin, masih terbaring sakit. Selain kadar gulanya naik, dia juga akan menjalani operasi. Dia saat ini dirawat di Rumah Sakit Grestelina Makassar.



"Sakit ini bukan karena pemberitaan yang mendudukkan saya sebagai tersangka dugaan mark up belakangan ini. Hanya kebetulan saja bersamaan. Dalam waktu dekat, mungkin saya sudah bisa ke luar. Bergantung pemeriksaan dokter nanti," jelasnya.



Sekadar diketahui, pada kasus ini Hanafi diduga melakukan mark up kendaraan dinas roda dua pengadaan tahun 2005 merek Tajima berjumlah 44 unit. Modusnya, dengan menaikkan harga satu unit motor dari harga Rp7 juta menjadi Rp10 juta per unit.
Member Log: irsyadi




More Berita
Temu Alumni SMAN 3 TAKALAR
2020-02-19 02:30:39
Tenaga Sukarela Tunggu Dua Tahun untuk jadi Honorer
2020-02-19 02:30:37
Pejabat Eselon II Takalar Direshuffle
2020-02-19 04:43:57
Bupati Takalar Dilantik 21 Desember 2007
2020-02-19 02:30:33
Ketua DPC PPP Takalar Ditahan
2020-02-17 10:28:24
Ratusan Massa Hadiri Sidang Kasus Pilkada Takalar
2020-02-18 18:13:55
Panwas Sulsel Bahas Segel Rekap Suara Takalar
2020-02-11 17:44:41
Anggota KPU Takalar ke Jakarta
2020-02-12 01:58:29
Puluhan Pejabat Takalar ke Purworejo
2020-02-15 23:32:13
Tiga Cabup Tolak Hasil Pilkada Takalar
2020-02-17 16:57:58

Untitled Document
    Copyright © 2007 by Team Info Takalar dan Yayasan Al-Muttahid. All Right Reserved
  Design and Develop by Irsyadi Siradjuddin
  Hosting MWN