2019 :: Home :: Buku tamu :: Webmail :: Sitemap :: The Team ::
Takalar Ta
Berita Daerah
DPRD Takalar
Studi Banding
Wirausaha
Ekonomi Syariah
Pustaka
Cuci Otak
Info Pasar
Opini
Demo
Beasiswa
Lowongan Kerja
Jaringan Web
Pengaduan
Takalar Angka
Takalar Peta

Contact Us
Redaksi
Kota Takalar

Email
redaksi@infotakalar.com

Telepon (Hunting)
Irsyadi 0812 4280001

Berita Daerah

Para Guru Paksa JPU Jalan Kaki
2019-09-22 04:43:53- Sumber: www.fajar.co.id - Di Baca 1080 Kali

Demo lanjutan yang dilakukan Hipermata, tercoreng. Mahasiswa dengan oknum polisi sempat bentrok. Tercorengnya aksi damai ini terjadi usai persidangan kasus kekerasan fisik yang dilakukan oknum guru. Bentrokan itu dipicu oleh ulah mahasiswa. Mereka mencoba masuk ke ruang sidang. Mahasiswa juga sempat menendang kursi pengadilan. Petugas yang berjaga di depan pintu ruang sidang menghalau demonstran ke luar pengadilan. Di luar pengadilan, massa yang tenang kembali berorasi.



Aksi kembali diwarnai kericuhan. Aksi dorong yang dilakukan beberapa demonstran sempat memancing aparat kepolisian. Meski demikian, insiden tidak menimbulkan korban luka dan kerugian material.



Dalam orasinya, mahasiswa meminta ketua PN dan Kadiknas Takalar mundur dari jabatannya. Mereka dianggap tidak mampu melakukan tugas dan fungsi jabatannya dengan baik.



Ketua Umum Pengurus Besar Hipermata, Yardi, mengatakan, vonis bersalah kepada terdakwa (Syamsuddin, red) sangat menciderai dunia pendidikan. Hal itu menandai eksistensi status quo dan kekuasaan sekaligus preseden buruk bagi peradilan di Kabupaten Takalar.



Selanjutnya massa melakukan aksi di Gedung DPRD Takalar. Usai diterima oleh anggota Komisi A DPRD Takalar, Bachtiar Rauf dan anggota lainnya, massa kembali melakukan aksi di depan PN.



"Kami akan terus memantau jalannya sidang banding yang akan dilaksanakan di pengadilan tinggi Sulsel, nanti," ungkap Yardi.



* Pengawalan



Sebelumnya, gelagat kurang simpatik juga ditunjukkan sebagian kalangan guru. Mereka (guru, red) yang berada di depan PN Takalar, menghalangi mobil Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rahmatiah, masuk ke pengadilan. Oknum guru meminta jaksa turun dan berjalan kaki masuk ke ruang persidangan.



Rahmatiah menuruti keinginan itu. Hanya saja, harus dengan pengawalan pihak kepolisian.



Terkait vonis yang dijatuhkan kepada terdakwa, aksi mogok mengajar akan dilakukan kalangan guru se-Takalar, mulai hari ini. Mereka akan melakukan aksi demo jika ada guru yang mengajar.



"Itu masih keputusan sementara. Kami akan melakukan rapat terlebih dahulu untuk mencari solusi terbaik," ungkap ketua PGRI Takalar, Zulkarnain.
Member Log: reza




More Berita
Temu Alumni SMAN 3 TAKALAR
2019-09-17 02:23:55
Tenaga Sukarela Tunggu Dua Tahun untuk jadi Honorer
2019-09-17 02:23:53
Pejabat Eselon II Takalar Direshuffle
2019-09-20 00:59:59
Bupati Takalar Dilantik 21 Desember 2007
2019-09-23 07:44:33
Ketua DPC PPP Takalar Ditahan
2019-09-18 17:33:00
Ratusan Massa Hadiri Sidang Kasus Pilkada Takalar
2019-09-19 15:48:25
Panwas Sulsel Bahas Segel Rekap Suara Takalar
2019-09-21 15:11:59
Anggota KPU Takalar ke Jakarta
2019-09-14 22:49:04
Puluhan Pejabat Takalar ke Purworejo
2019-09-21 00:05:29
Tiga Cabup Tolak Hasil Pilkada Takalar
2019-09-19 00:48:26

Untitled Document
    Copyright © 2007 by Team Info Takalar dan Yayasan Al-Muttahid. All Right Reserved
  Design and Develop by Irsyadi Siradjuddin
  Hosting MWN