2019 :: Home :: Buku tamu :: Webmail :: Sitemap :: The Team ::
Takalar Ta
Berita Daerah
DPRD Takalar
Studi Banding
Wirausaha
Ekonomi Syariah
Pustaka
Cuci Otak
Info Pasar
Opini
Demo
Beasiswa
Lowongan Kerja
Jaringan Web
Pengaduan
Takalar Angka
Takalar Peta

Contact Us
Redaksi
Kota Takalar

Email
redaksi@infotakalar.com

Telepon (Hunting)
Irsyadi 0812 4280001

Berita Daerah

Guru Agama Divonis Tiga Bulan
2019-09-23 12:36:47- Sumber: www.fajar.co.id - Di Baca 1182 Kali

Majelis hakim akhirnya menjatuhkan vonis kepada Guru Agama SMPN 1 Mangara Bombang Kabupaten Takalar, Syamsuddin. Pada persidangan yang berlangsung di ruang sidang I PN Takalar, terdakwa kasus kekerasan fisik terhadap murid itu dihukum tiga bulan penjara, masa percobaan satu tahun, dan satu bulan kurungan subsider.Hukuman itu jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum. Yaitu, delapan bulan penjara, masa percobaan satu tahun, dan kurungan dua bulan subsider. Selain tiga bulan penjara, terdakwa dikenakan denda Rp5 juta dan membayar biaya pengadilan Rp1000.



Ketua Majelis Hakim, Ridwan Sundariawan, saat membacakan vonis terdakwa, mengatakan, hukuman itu telah berdasarkan pertimbangan. Baik melalui saksi, hasil visum, penyidik, maupun pertimbangan lainnya.



Berdasarkan pasal demi pasal dan UU Sistem Pendidikan Nasional, terdakwa terbukti melakukan kekerasan fisik. Dua saksi yang juga korban kekerasan fisik itu, Syarifa Yunita dan Eka Dwi Lestari, ditampar tanpa ada alasan yang jelas.



Pembelaan sebelumnya yang dilakukan penasihat tedakwa, M Djufri Amir ditolak majelis hakim. Pasalnya, pemukulan yang dilakukan dengan dalih tujuan mendidik siswa sama sekali tidak sesuai dengan UU Sisdiknas.



Lanjut Sundariawan, dalam UU Sisdiknas, tugas pendidik harus menyenangkan, mengutamakan ideolgi. Seorang pendidik harus menjaga nama baik lembaga profesinya.



Salah satu yang memberatkan terdakwa adalah berbelit-belit dalam persidangan. Menanggapi hukuman itu, terdakwa Syamsuddin, mengatakan akan pikir-pikir dulu.



"Sesuai dengan aturan, maka terdakwa kami berikan waktu seminggu untuk memikirkan hal tersebut," jelas Ridwan Sundariawan, sambil menutup sidang.



Di tempat terpisah, Penasihat Hukum Terdakwa, M Djufri Amir dan Ketua PGRI Takalar, Zulkarnain, terus berupaya agar terdakwa bebas hukuman.



"Kami akan melakukan banding. Besok (hari ini, red) kami akan mengajukan banding," ungkap M Djufri Amir.
Member Log: reza




More Berita
Temu Alumni SMAN 3 TAKALAR
2019-09-17 02:23:55
Tenaga Sukarela Tunggu Dua Tahun untuk jadi Honorer
2019-09-17 02:23:53
Pejabat Eselon II Takalar Direshuffle
2019-09-20 00:59:59
Bupati Takalar Dilantik 21 Desember 2007
2019-09-23 07:44:33
Ketua DPC PPP Takalar Ditahan
2019-09-18 17:33:00
Ratusan Massa Hadiri Sidang Kasus Pilkada Takalar
2019-09-19 15:48:25
Panwas Sulsel Bahas Segel Rekap Suara Takalar
2019-09-21 15:11:59
Anggota KPU Takalar ke Jakarta
2019-09-14 22:49:04
Puluhan Pejabat Takalar ke Purworejo
2019-09-21 00:05:29
Tiga Cabup Tolak Hasil Pilkada Takalar
2019-09-19 00:48:26

Untitled Document
    Copyright © 2007 by Team Info Takalar dan Yayasan Al-Muttahid. All Right Reserved
  Design and Develop by Irsyadi Siradjuddin
  Hosting MWN