2019 :: Home :: Buku tamu :: Webmail :: Sitemap :: The Team ::
Takalar Ta
Berita Daerah
DPRD Takalar
Studi Banding
Wirausaha
Ekonomi Syariah
Pustaka
Cuci Otak
Info Pasar
Opini
Demo
Beasiswa
Lowongan Kerja
Jaringan Web
Pengaduan
Takalar Angka
Takalar Peta

Contact Us
Redaksi
Kota Takalar

Email
redaksi@infotakalar.com

Telepon (Hunting)
Irsyadi 0812 4280001

DPRD Takalar

Komisi A Pecah, Ketua PDK Kesal Warning Dua Kadernya
2019-10-18 21:06:02- Sumber: www.fajar.co.id - Di Baca 1899 Kali

Ketua DPC PDK Takalar, Drs HM Said Pammusu M.Si, mulai gerah melihat tingkah anggotanya yang duduk di Komisi A DPRD Takalar. Pasalnya dua kader PDK yakni, Noer Zaenal dan M Tahir melakukan aksi walk out dan membentuk komisi A tandingan.Ketua DPRD Kab Takalar, Drs H Napsah Baso, kemarin, mengatakan, usai rapat tadi pagi. Said Pammusu yang juga Wakil Ketua DPRD Takalar mengatakan agar Noer Zaenal diperingatkan. " Usai rapat tadi Said (Said Pammusu,red) meminta kepada saya agar Noer Zaenal diperingatkan," kata Napsah Baso, tanpa merinci maksud peringatan tersebut.

Terpecahnya Komisi A ini berawal, pada rapat pemilihan ketua komisi A secara musyawarah yang berakhir buntu. Dan harus ditentukan lewat voting. Merasa kalah jumlah, empat anggota komisi A dari fraksi non Golkar, Ir H A Noor Zaelan Dg Situju, Muh Tahir Dg Ngewa (PDK), H Agus Halerah (PP NUI), dan Sulaeman Rate Dg Laja, SE (PKS), menolak rapat diteruskan.

Imbasnya, mereka membentuk Komisi A tandingan. Sementara lima anggota komisi A lainnya dari fraksi Golkar melanjutkan rapat tersebut. Dan terpilih ketua Komisi A." Rapat penentuan ketua komisi itu bukan lagi atas nama fraksi. Tapi sebagai anggota DPRD," ungkap Napsah Baso.

Di sini (DPRD, maksudnya) katanya, mempunyai tata tertib (Tatib) tersendiri. Dan semua harus mematuhi tatib. Untuk itu, dalam lanjutan rapat tersebut, terbentuk susunan ketua komisi A. Bertindak sebagai Ketua Komisi A, Drs H Abd Madjid Makkaraeng MM, wakil ketua Drs HM Dahlan Zainuddin, serta sekretaris Sulaeman Rate Dg Laja.

Jika mengacu kepada tatib yang dimaksud ketua DPRD Takalar itu jelas susunan pengurus ini adalah sah. " Jelas sah. Jika ini tidak sah maka yang empat lebih tidak sah. Tapi kalau empat sah maka yang lima orang mengikuti rapat lebih sah," kata Ketua Fraksi Golkar, H Abd Madjid Makkaraeng.

* Beda Kantor

Semenatar itu, hingga kemarin, menurut salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, komisi A tandingan kini berbeda kantor. Mereka memilih untuk berkantor di ruangan lain.

" Mereka memilih berkantor di ruangan fraksi-fraksi lainnya selain Golkar," kata sumber tadi.
Member Log: irsyadi




More Berita
Temu Alumni SMAN 3 TAKALAR
2019-10-21 23:20:25
Tenaga Sukarela Tunggu Dua Tahun untuk jadi Honorer
2019-10-21 17:08:38
Pejabat Eselon II Takalar Direshuffle
2019-10-20 12:21:56
Bupati Takalar Dilantik 21 Desember 2007
2019-10-22 21:53:52
Ketua DPC PPP Takalar Ditahan
2019-10-23 18:15:04
Ratusan Massa Hadiri Sidang Kasus Pilkada Takalar
2019-10-23 18:10:00
Panwas Sulsel Bahas Segel Rekap Suara Takalar
2019-10-23 18:09:05
Anggota KPU Takalar ke Jakarta
2019-10-23 18:08:07
Puluhan Pejabat Takalar ke Purworejo
2019-10-23 18:23:50
Tiga Cabup Tolak Hasil Pilkada Takalar
2019-10-23 18:10:26

Untitled Document
    Copyright © 2007 by Team Info Takalar dan Yayasan Al-Muttahid. All Right Reserved
  Design and Develop by Irsyadi Siradjuddin
  Hosting MWN