2019 :: Home :: Buku tamu :: Webmail :: Sitemap :: The Team ::
Takalar Ta
Berita Daerah
DPRD Takalar
Studi Banding
Wirausaha
Ekonomi Syariah
Pustaka
Cuci Otak
Info Pasar
Opini
Demo
Beasiswa
Lowongan Kerja
Jaringan Web
Pengaduan
Takalar Angka
Takalar Peta

Contact Us
Redaksi
Kota Takalar

Email
redaksi@infotakalar.com

Telepon (Hunting)
Irsyadi 0812 4280001

Berita Daerah

Berkas BPKAD Takalar Dikembalikan ke Polisi
2019-09-16 10:37:25- Sumber: www.fajar.co.id - Di Baca 1335 Kali

Berkas perkara tersangka dugaan mark up pengadaan randis, Kepala BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) Takalar, Hanafi, dikembalikan ke Kepolisian Wilayah Kabupaten Bone oleh jaksa. Pihak Kejari Takalar menilai berkasnya belum lengkap.Sebelumnya, berkas kasus tersebut diteliti selama satu minggu oleh Kasipidsus Kejari Takalar, Basri. Dia juga dipersiapkan sebagai penuntut umum.



"Hari ini (kemarin, red), berkas Kepala BPKAD Takalar kami kembalikan ke Polwil Bone," ujar Kajari Takalar, Tjahtjo Aditomo, kepada Fajar, di ruang kerjanya kemarin. Menurut dia, dalam berkas tersebut terdapat enam poin yang perlu segera diperbaiki.



Dia membeberkan, satu poin di antara enam poin yang perlu direvisi adalah penambahan saksi-saksi. "Minimal dua orang saksi. Pada dasarnya poin-poin ini tidak begitu penting dan akan rampung beberapa hari saja," lanjut Tjahtjo.



Didampingi, Basri, Tjahtjo, menambahkan, kendati poin-poin tidak begitu penting, pihaknya tidak ingin mengabaikan hal itu begitu saja. "Salah sedikit kan bisa lolos," jelas Tjahtjo.



Mantan Kajari Pekalongan ini menambahkan, dalam kasus ini Hanafi diduga melakukan mark up pengadaan pembelian kendaaraan motor dinas merek Tajima sebanyak 44 unit. Per unit diduga di mark up sebesar Rp3 juta. "Dalam berkas itu harga motor per unit hanya sebesar Rp7 juta rupiah," ungkap Tjahtjo.



Kepala BPKAD Takalar, Hanafi, menampik terjadinya dugaan mark up tersebut. Menurutnya, harga motor Rp7 juta tersebut merupakan harga pembelian yang dilakukan Dirut CV Annisa Tajima, Baso Amir, dari pihak rekanannya.



Harga motor yang dibeli Pemkab Takalar sebesar Rp10 juta, kata dia, merupakan harga pembelian dari CV Annisa. "Bagaimana bisa dibilang mark up," ujar Hanafi.
Member Log: reza




More Berita
Temu Alumni SMAN 3 TAKALAR
2019-09-17 02:23:55
Tenaga Sukarela Tunggu Dua Tahun untuk jadi Honorer
2019-09-17 02:23:53
Pejabat Eselon II Takalar Direshuffle
2019-09-20 00:59:59
Bupati Takalar Dilantik 21 Desember 2007
2019-09-23 07:44:33
Ketua DPC PPP Takalar Ditahan
2019-09-18 17:33:00
Ratusan Massa Hadiri Sidang Kasus Pilkada Takalar
2019-09-19 15:48:25
Panwas Sulsel Bahas Segel Rekap Suara Takalar
2019-09-21 15:11:59
Anggota KPU Takalar ke Jakarta
2019-09-14 22:49:04
Puluhan Pejabat Takalar ke Purworejo
2019-09-21 00:05:29
Tiga Cabup Tolak Hasil Pilkada Takalar
2019-09-19 00:48:26

Untitled Document
    Copyright © 2007 by Team Info Takalar dan Yayasan Al-Muttahid. All Right Reserved
  Design and Develop by Irsyadi Siradjuddin
  Hosting MWN