2019 :: Home :: Buku tamu :: Webmail :: Sitemap :: The Team ::
Takalar Ta
Berita Daerah
DPRD Takalar
Studi Banding
Wirausaha
Ekonomi Syariah
Pustaka
Cuci Otak
Info Pasar
Opini
Demo
Beasiswa
Lowongan Kerja
Jaringan Web
Pengaduan
Takalar Angka
Takalar Peta

Contact Us
Redaksi
Kota Takalar

Email
redaksi@infotakalar.com

Telepon (Hunting)
Irsyadi 0812 4280001

Berita Daerah

Mutasi di Takalar Undang Pro Kontra
2019-09-17 16:17:49- Sumber: ujungpandangekspres.com - Di Baca 2370 Kali

Empat orang guru dari Kabupaten Takalar mendatangi gedung DPRD Sulsel untuk mengadukan nasibnya terkait penurunan jabatan dari kepala sekolah menjadi guru biasa. Kedatangan keempat mantan kepala sekolah tersebut buntut dari mutasi yang dilakukan Bupati Takalar, H Ibrahim Rewa terhadap 176 pejabat yang digelar awal 2007 ini yang mengundang pro kontra dari berbagai kalangan karena diindikasikan sarat muatan politis menjelang Pilkada 2007 di daerah tersebut.



Mereka diterima Wakil Ketua Komisi E, H Anas Genda, didampingi wakil rakyat asal Takalar, H Burhanuddin Baharuddin di ruang Komisi E, Jum'at (19/1). Selanjutnya keempat mantan kepala sekolah itu mengungkapkan perihal pencopotan dirinya dari jabatan kepala sekolah menjadi guru biasa sementara mereka merasa tidak pernah melakukan kesalahan. "Kami minta masukan pak atas kebijakan yang kami anggap merugikan kami," kata Abbas Lawa.



Akan tetapi setelah Anas Genda mengetahui duduk persoalannya, dia kemudian mengarahkan keempat orang tersebut untuk menyampaikan aspirasi terlebih dahulu ke DPRD Takalar. "Kalau di DPRD Takalar tidak memberikan respon atas permasalahan tersebut silahkan berkirim surat ke Ketua DPRD Sulsel dan Komisi E akan melakukan pemanggilan terhadap Bupati Takalar dan Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Takalar," jelasnya.



Sebagaimana layaknya pelaksanaan mutasi, diawali dengan pertimbangan profesionalisme, prestasi kerja, jenjang karir dan disiplin ilmu bagi seorang pegawai negeri sipil (PNS). Namun menurut sumber Upeks yang minta namanya tidak disebut menuturkan, bahwa mutasi yang dilakukan Pemkab Takalar tidak lagi memperhatikan pertimbangan tersebut. "Ini sudah sarat dengan kepentingan pribadi dan golongan menjelang Pilkada 2007," katanya kepada Upeks, Jum'at (19/1).



Sumber tersebut memberikan contoh pengangkatan guru kelas langsung diangkat menjadi Pengawas TK/SD padahal sebagaimana lasimnya untuk menduduki jabatan tersebut terlebih dahulu melewati jenjang kepala sekolah. Dampak yang bisa muncul adalah sistem pengawasan akan terganggu karena sang pengawas akan canggung memberikan pembinaan, petunjuk maupun supervisi kepada kepala sekolah.



Hal sebaliknya terjadi terhadap Abbas Lawa, seorang kepala sekolah yang mantan guru teladan tingkat Provinsi Sulsel dicopot dari jabatannya dan dimutasi menjadi guru biasa tanpa alasan yang jelas.



Sementara itu Wakil Bupati Takalar, Andi Makmur Sadda ketika dikonfirmasi mengenai persoalan tersebut mengatakan apa yang dilakukan oleh Bupati Takalar sudah sesuai mekanisme yang berlaku seperti Kepala Kantor Pariwisata dipindahkan menjadi Pengawas SMU karena memang awalnya berasal dari bidang pendidikan.



Demikian juga halnya dengan kepala sekolah yang diturunkan menjadi guru biasa. "Kepala Sekolah itu adalah tugas tambahan yang diberikan kepada seorang guru, jadi suatu hal yang wajar kalau orang tersebut dikembalikan menjadi guru biasa," jelasnya via telpon.
Member Log: irsyadi




More Berita
Temu Alumni SMAN 3 TAKALAR
2019-09-23 14:00:58
Tenaga Sukarela Tunggu Dua Tahun untuk jadi Honorer
2019-09-23 13:56:33
Pejabat Eselon II Takalar Direshuffle
2019-09-23 13:45:53
Bupati Takalar Dilantik 21 Desember 2007
2019-09-23 13:35:06
Ketua DPC PPP Takalar Ditahan
2019-09-18 17:33:00
Ratusan Massa Hadiri Sidang Kasus Pilkada Takalar
2019-09-19 15:48:25
Panwas Sulsel Bahas Segel Rekap Suara Takalar
2019-09-21 15:11:59
Anggota KPU Takalar ke Jakarta
2019-09-14 22:49:04
Puluhan Pejabat Takalar ke Purworejo
2019-09-21 00:05:29
Tiga Cabup Tolak Hasil Pilkada Takalar
2019-09-19 00:48:26

Untitled Document
    Copyright © 2007 by Team Info Takalar dan Yayasan Al-Muttahid. All Right Reserved
  Design and Develop by Irsyadi Siradjuddin
  Hosting MWN