2019 :: Home :: Buku tamu :: Webmail :: Sitemap :: The Team ::
Takalar Ta
Berita Daerah
DPRD Takalar
Studi Banding
Wirausaha
Ekonomi Syariah
Pustaka
Cuci Otak
Info Pasar
Opini
Demo
Beasiswa
Lowongan Kerja
Jaringan Web
Pengaduan
Takalar Angka
Takalar Peta

Contact Us
Redaksi
Kota Takalar

Email
redaksi@infotakalar.com

Telepon (Hunting)
Irsyadi 0812 4280001

OPINI PUBLIK
Count: 52 Opini Tambah Opini
Kabar dari Philipina
Daeng Gajang - syamsusalewangan@yahoo.com - Jumat, 25 Apr 2008
Tabe' sari'ku ngaseng. Cukup lama tdk menjenguk web kita ini. Sejak awal April 08 ini saya bertugas di Philipina sampai akhir Juni 08. Ternyata tidak ada up date berita ttg butta panrannuanta ngaseng. Kebetulan saya bertugas di daerah yang cukup terpelosoklah di Philipina yaitu di Pulau Samar (Propinsi Samar). Sebuah pulau yang kalau dilihat di peta, terletak dibagian tengah Philipina. Secara umum, pemerintah Philipina masih bergelut membangun infrastrukturnya khusunya jalan di propinsi ini. Sebagai pembanding jalan utama dalam propinsi masih banyak yang seperti kubangan kerbau yang hanya ditemui di SulSel 20 - 30 tahun lalu khusunya jalur Makassar - Bantaeng. Maklum Philipina juga adalah negara berkembang yg sedang membangun negerinya. Yang menonjol dinegeri ini adalah pembangunan sosial dimana ComDev sangat kental mempengaruhi kebijakan pembangunan yg dilakukan oleh pemerintah. Bahkan fokus exposure studi saya disini adalah pemberdayaan masyarakat yang berpusat pada anak yang diwujudkan dalam bentuk Child Friendly Baranggay (Pembangunan desa yang ramah terhadap anak). Semua indikator pembangunan yang disepakati antara pemerintah, masyarakat, LSM diarahkan kepada pemenuhan hak - hak anak. Karena mereka berpandangan bahwa jika bangsa ini mau unggul dimasa depan, maka bangunlah generasi mudanya sejak usia dini. Jadi keberhasilan KADES (Baranggay Captain) diukur berdasarkan misalnya angka DO, gizi kurang/buruk, penangan ibu hamil, nilai UAN, perdes yg melindungi anak, literacy, anak yg melanjutkan pendidikan kehigher level, dll. Mereka melakukan evaluasi pada setiap 3 tahun secara partisipatif. Dan katanya waktu 3 thn itu disesuaikan dgn masa jabatan kepala desa. Ternyata ini yg membuat Philipina agak berbeda dgn negara2 berkembang lainnya. Dimana pembangunan sosial berjalan seiring dgn pembanguna ekonomi, infrastruktur dllx. Sekian dulu dan salamaki'





More Opini
Web Takalar
Caesarleo
Salam Demokrasi !!!
Pusat Kajian Demokrasi Se
MEMBINCANG ELECTORAL THRESHOLD
OKTA
jangan ada intimidasi
Dg tarang
Sidak Kades oleh Bapak Bupati
Daeng Baso
budaya belajar di Sydney
Daeng Sija
Kabar dari Philipina
Daeng Gajang
Kurang Gigitan....
alanobita
Koran Takalar? Bagus Juga tuh....
daeng Nuntung
pengen....
A.R.Dg.Parani
Untitled Document
    Copyright © 2007 by Team Info Takalar dan Yayasan Al-Muttahid. All Right Reserved
  Design and Develop by Irsyadi Siradjuddin
  Hosting MWN